Arsip | Sejarah RSS for this section

Twain’s Halley

“I came in with Halley’s Comet in 1835. It is coming again next year (1910), and I expect to go out with it. It will be the greatest disappointment of my life if I don’t go out with Halley’s Comet. The Almighty has said, no doubt: ‘Now here are these two unaccountable freaks; they came in together, they must go out together.'” – Mark Twain

Mark Twain dilahirkan tepat dua minggu setelah kedatangan komet Halley tahun 1835, dan meninggal tepat sehari setelah kedatangan komet Halley tahun 1910.

Gadget-gadget Paling Menakjubkan Sepanjang Sejarah

Artikel di Wired, “History’s Greatest Gadgets” membuat saya kagum dengan kecerdikan orang-orang di masa lampau dengan segala macam keterbatasan dunianya.

Antikythera

Antikythera

Antikythera, misalnya, adalah komputer mekanis buatan Yunani kuno yang dipakai untuk menghitung posisi astronomis. Tahu kapan dia dibuat? Sekitar 1 abad Sebelum Masehi. Para peneliti mengatakan bahwa rumitnya mekanisme di dalamnya setara dengan jam buatan abad 18, belasan abad kemudian. Profesor Michael Edmunds dari Cardiff University bahkan menyatakan bahwa melihat bagaimana detailnya Antikythera didesain, dia lebih berharga bagi peradaban manusia daripada lukisan Mona Lisa.

The Baghdad Battery adalah gadget yang menurut saya juga menakjubkan. Ditemukan di Baghdad dan diprediksi berasal dari tahun 250-an Masehi, dia dianggap sebuah baterai yang mendahului ciptaan Alessandro Volta 1600 tahun kemudian(!).

Bagaimana ya kalau orang-orang zaman dahulu ternyata sudah memiliki macam-macam gadget yang serupa punya kita sekarang? Now go read that article, it’s awesome.

Di Balik Layar Pembuatan Game: Trik-trik Konyol Mengatasi Masalah Coding

Ken Demarest:

Back on Wing Commander 1 we were getting an exception from our EMM386 memory manager when we exited the game. We’d clear the screen and a single line would print out, something like “EMM386 Memory manager error. Blah blah blah.” We had to ship ASAP. So I hex edited the error in the memory manager itself to read “Thank you for playing Wing Commander.”

Kisah Ken tadi adalah satu dari beberapa komen pada artikel Gamasutra, Dirty Coding Tricks. Seringkali (terutama karena kepepet deadline), seorang programmer harus buru-buru mengirimkan hasil sejadi-jadinya meskipun masih banyak bug di sana-sini. Cerita-cerita di Gamasutra tadi membahas kasus semacam itu dalam game development: lucu, konyol, tapi kadang juga cerdik.